30 Agustus 2025

Dalam rangka penilaian Smart City tahap II, Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Semarang telah mengikuti wawancara pelaksanaan Evaluasi Smart City di Kabupaten Semarang pada hari Rabu (6/11) di Ruang Command Center pukul 14.30 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Asesor dari Kementerian Kominfo yang terdiri dari 4 (empat) orang. 

Rapat dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Semarang, Bapak Petrus Triyono, S. Sos, M.Si yang memaparkan perkembangan smart city di Kabupaten Semarang. Dalam pemaparannya, beliau mengungkapkan pencapaian indeks smart city tahun 2023 sebesar 2,51 dari skala nilai indeks 4. Bapak Petrus menyampaikan pentingnya data untuk diolah dalam bentuk big data sehingga dapat memberikan hasil berupa data analytic, yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat, meningkatkan efisiensi pelayanan publik, meningkatkan keselamatan publik, menjaga kebersihan kota dan memantau pemanfaatan energi. Selain pemaparan terkait perkembangan smart city, juga dipaparkan mengenai hasil (outcome) smart city di Pemerintah Kabupaten Semarang yang meliputi outcome smart governance, Smart economy, smart living, smart society, smart environment. 

Dalam upaya mempercepat penguatan smart city di berbagai bidang, Pemerintah Kabupaten Semarang telah melakukan penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan SDM, pengembangan infrastruktur pendukung seperti CCTV, jaringan fiber optic serta pengembangan aplikasi smart city dan literasi smart city melalui sosialisasi, koordinasi, workshop atau bimbingan teknis. Pada kesempatan tersebut, tim asesor meminta penjelasan terkait implementasi Kemudahan Berusaha di Kabupaten Semarang yang mengalami kemajuan pesat, hal ini dikarenakan adanya kemudahan proses investasi dan kemudahan Perizinan Berusaha melalui OSS serta ketersediaan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Lopait, Tuntang yang mendukung percepatan pelayanan perizinan. Selain itu, tim asesor mengkonfirmasi terkait keamanan informasi di Kabupaten Semarang yang telah dilaksanakan melalui Tim CSIRT (Computer Security Incident Response Team).  Selain itu, berkaitan dengan pengelolaan sampah, Kabupaten Semarang telah menerapkan pengolahan sampah menjadi produk yang lebih bernilai. 

Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Kabupaten Semarang, Bapak Khairul Aulia, S. Kom, M. Eng memberikan tanggapan terkait wawancara oleh tim asesor pada evaluasi smart city di Kabupaten Semarang bahwa hasil wawancara memberikan tambahan informasi bagi Pemerintah Kabupaten Semarang dalam pengembangan Smart City. Dari hasil asesmen masih terdapat kelemahan yang perlu ditangani, sehingga pelaksanaan smart city di Pemerintah Kabupaten Semarang di tahun-tahun mendatang diharapkan menjadi lebih baik.  (*/RTH, Foto:Tim Aptika)  

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Silakan menyetujui Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi untuk pengalaman terbaik.
Setuju
Abaikan