Pemerintah Anjurkan Penerapan Protokol Kesehatan

Diskominfo – Pabelan :

Pandemi virus covid-19 belum berakhir, hampir 7 bulan kita berjibaku dengan covid-19. Pandemi memperngaruhi kehidupan seluruh masyarakat, bukan hanya di Indonesia, tapi juga terjadi di seluruh dunia. Kini jumlah orang yang terpapar di Indonesia masih cukup tinggi. Menyikapi situasi ini pemerintah menganjurkan setiap warga yang beraktivitas di luar rumah untuk menerapkan protokol kesehatan, salah satunya wajib mengenakan masker.

Demikian antara lain sambutan tertulis Bupati Semarang, dr H Mundjirin ES SpOG, yang disampaikan Camat Pabelan Khabib Sholeh SPd, MPd saat Apel Gerakan Sadar Memakai Masker Bersama Masyarakat Kabupaten Semarang di halaman depan Balai Desa Kadirejo, Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Selasa  (29/9) siang. Peserta apel dari jajaran staf yang ada di Kecamatan Pabelan, dan Desa Kadirejo.

Lebih lanjut disampaikannya, memakai masker sangat penting sebagai upaya mencegah terjadinya penularan, dan merupakan salah satu alat pelindung diri maupun untuk melindungi orang lain sebagai penghalang atau barrier ketika sedang berbicara, menghela nafas, ataupun batuk dan bersin sehingga dapat mengurangi penyebaran virus tersebut.

“Anjuran memakai masker juga diterapkan pada orang yang sehat, tidak terbatas bagi mereka yang merasa kurang enak badan,” terangnya.

Memutus Rantai Virus

Menurut Bupati, upaya penanganan covid-19 yang paling utama saat ini adalah memutus rantai virus dengan cara 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. Pemakaian masker yang digunakan juga harus sesuai standar dan disertai dengan cara pemakainan yang baik.

“Masker mempunyai efektis selama 4 jam, setelah itu, apabila masker terasa lembab atau setelah makan juga sebaiknya diganti. Pengetehuan ini harus terus disosialisasikan kepada masyarakat. Jadi masyarakat dapat memaki masker dengan baik dan benar,” terang Mundjirin..

Lebih lanjut disampaikan, kesadaran memakai masker di Kabupaten Semarang cukup baik, tapi masih ada saja yang belum memakai masker. Jika alasannya tidak punya masker, maka akan diberikan secara gratis. “Saya berharap gerakan sadar memakai masker bersama ini dapat menggugah kesadaran masyarakat di Kabupaten Semarang untuk disipilin memakai masker,” sebut Bupati Mundjirin.

“Saya menghimbau kepada semua pihak harus bekerja sama mulai dari Camat, Kades, Perangkat, Babinsa dan Bhabinkabtibmas untuk terus mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan kesehatan, “ kata Bupati.

Di tengah situasi seperti ini lanjut Mundjirin, dengan adanya semangat gotong-royong, dapat dijadikan momentum untuk saling merekatkan kembali masyarakat Indonesia yang sempat terpecah-pecah dan sekarang dipersatukan kembali sebagai sebuah bangsa.

“Itu salah satu cara untuk bisa menekan angka keterpaparan maupun angka kematian sampai nanti ditemukan vaksin yang mujarab, yang bisa betul-betul menjadi senjata pamungkas untuk mengakhiri pandemik virus covid-19,” sebut Mundjirin, dalam akhir sambutannya. Apel selesai, dilanjutkan dengan penyerahan masker gratis secara simbolis oleh Camat Pabelan Khabib Sholeh kepada salah satu staf yang mewakilinya penerimaan masker. (Kominfo-L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *